Back to Home |

»

KAMPANYE ISLAM UNTUK PLURALISME DAN DEMOKRASI

 

 

 

I. Pendahuluan

Memahami Islam dalam tatanan global, adalah mesti dengan pandangan yang pluralis, yaitu cara pandang yang positif terhadap setiap keberagaman. Pandangan positif ini penting untuk menjadikan agama, dalam hal ini Islam, sebagai solusi dari kesemrawutan dewasa ini.

 

Sebagai agama, Islam memandang pluralisme sebagai inti dari ajarannya. Pengakuan secara normatif ini tentu menjadi modal yang besar untuk mencapai cita-cita kemanusiaan yang universal.

 

Membumikan pluralisme di Aceh tentu menjadi tantangan tersendiri. Disamping bahwa Aceh pernah menjadi salah satu kerajaan Islam utama. Sampai sekarang pun Aceh telah menjadi wilayah di Indonesia yang memformalisasikan Syariat Islam. Yang menjadi masalah adalah, di negara-negara muslim, baik yang berlandaskan hukum Islam maupun yang tidak, memiliki pengalaman yang tidak baik dalam membangun kehidupan demokratis dan pluralis.

 

Beranjak dari kesadaran ini, maka kampanye Islam untuk pluralisme dan demokrasi perlu di bangun, untuk Aceh yang lebih baik lagi dimasa mendatang.

 

II. Sasaran

-   Kelompok-kelompok strategis masyarakat

 

III. Target

-   Terbangunnya pemikiran akan pentingnya pemahaman agama pluralis dan demokratis

-   Terbangunnya kelompok-kelompok strategis dalam masyarakat yang akan mengkampanyekan Islam yang pluralis dan demokratis

     -   Tersebarnya gagasan ini secara sistematis, baik melalui seminar,
         diskusi, buku, jurnal, talk show, pengajian dan khutbah.
 

IV. Agenda Dialog

No

Hari/Tanggal

Pembicara

Tema

1

Jumat/16 Februari 2007

Dr. Yudi Latif, MA dan Dr. Zulkarnaen Abdullah, MA

Islam Dan Pluralisme

2

Jumat/9 Maret 2007

Prof. Dr. Syafi’i Maarif, MA dan Fadlullah Wilmout

Membangun Demokrasi Di Negeri Syariat

3

Jumat/16 Maret 2007

Prof..Dr.M.Hasbi Amiruddin & Otto Syamsuddin Ishaq, M. Si

Melacak Identitas Aceh: Antara Tradisi Pluralisme Dan Heroisme

4

Kamis/30 Maret 2007

Frans Magnis Suseno dan Fadlullah Wilmot

Peran Agamawan Dalam Membangun Demokrasi