|
Artikel
020108 |
14:59 WIB
KESETARAAN GENDER DI PESANTREN
Oleh:
Asrizal Luthfi |Mahasiswa
Teknik Planologi ITB Bandung
Kesetaraan gender seharusnya tidak
selalu harus dipahami sebagai kesetaraan dalam segala hal.
Artikel
090108 |
08:10 WIB
Mewujudkan Pendidikan Inklusi di Aceh
Oleh:
Fahmi, S.Si | Education Program Officer, Save the Children
USA, Lhokseumawe.
Pendidikan
inklusi itu adalah untuk untuk memastikan bahwa semua anak memiliki
akses terhadap pendidikan yang terjangkau, efektif, relevan dan
tepat dalam wilayah tempat tinggalnya.
Artikel
080108 |
06:48 WIB
Sekilas Reintegrasi Aceh
Oleh:
Amalia Falah Alam | Sekretariat Perencanaan dan Pengendalian
Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Pascakonflik, Bappenas.
Disisi
lain, bantuan bagi mantan GAM perempuan untuk tahun 2007 sepertinya
belum banyak tersentuh.
Artikel
121207 |
00:00 WIB
POLITIK ASBES
Oleh: Ahmady |Fellowship
Conflict Resolution, Belfast, Irlandia Utara 2007.
Inilah politik asbes ala BRR. Demi menjaga kehormatan ‘orang besar’
Jakarta, Kuntoro tega mengorbankan rakyat Aceh. Ia menampik semua
penelitian ilmiah dunia internasional. Asbes beracun justru
dikatakan aman.
Artikel
111207 |
10:58 WIB
DILEMA UUPA
Oleh: Amrizal J
Prang |Mahasiswa
Pascasarjana Universiti Kebangsaan Malaysia dan Dosen Hukum Tata
Negara Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Lhokseumawe
Keberadaan UUPA
jangan seperti singa ompong alias
buas tapi tidak bertaring.
Artikel
081207 |
00:00 WIB
PEREMPUAN
& TUNTUTAN HAK
Oleh:
Muhammad Hadi Al
Sumatrany
|
Penulis adalah Staf Divisi Kampanye dan Pendidikan Publik di Lembaga
Perempuan Beujroh
Adakah ajaran Islam
memberi kebebasan berpakaian (membuka aurat) kepada kaum perempuan
tatkala ia sudah begitu canggih pemahamanya tentang jender?
Artikel
051207 |
00:00
DARI EKONOMI BELAS KASIHAN MENUJU EKONOMI
MANDIRI
Oleh:
Nazamuddin Basyah Said |Salah satu Pendiri Aceh Institute.
Koordinator Focused Group Discussion (FGD) Bidang Ekonomi
Aceh Institute
Secara umum,
ekonomi Aceh perlu segera beralih dari bubble economy menuju
sustainable economy yang berbasis kegiatan produktif
masyarakat.
Artikel
2911 07 |
15:00
KORUPTOR
TAK
PERLU DIBELA!
Oleh:
Abdullah Abdul Muthaleb
|Mantan
Sekretaris Umum BEM Fakultas Ekonomi Unsyiah.
Manager Program Monitoring Parlemen GeRAK Aceh
Saya pribadi melihat bahwa kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah
Aceh dan Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) dengan memberikan
dukungan Permohonan Grasi Penghapusan Pelaksanaan Pidana terhadap
Mantan Gubernur NAD Abdullah Puteh yang dipidana atas kasus korupsi
yang ia lakukan adalah suatu tindakan yang tidak sinergis dengan
semangat pemberantasan korupsi di Aceh.
Artikel
2811 07 |
16:53 WIB
Libido Hatzaai-Artikelen di Era Reformasi
Oleh:Muksalmina, S.Hi |
Volunteer di Lembaga Batuan Hukum Indonesia, Lembaga
Bantuan Hukum Banda Aceh.
Penghinaan adalah masalah
antar individu (privat), bukan masalah publik dan seharusnya sanksi
(punishment) yang diberikan bukan dalam bentuk pidana penjara
melainkan sanksi membayar uang kerugian.
Artikel
2311 07 |
12:09 WIB
Menumbuhkan Tangkai Patah
Oleh: Teuku Zulfikar A. Karim |Kandidat Ph.D bidang
Multicultural
Education, Faculty of Education, Monash
University Australia.
Di
negara-negara maju seperti
Amerika Serikat dan
Australia, para
guru
malah sering
memberikan sertifikat khusus
kepada siswa-siswanya
yang berprestasi sebagai
perangsang peningkatan belajar.
Artikel
2211 07 |
12:28 WIB
Mencerahkan Intelek-Aktivis Aceh
Oleh: Affan Ramly |Direktur
Balee Pendidikan Rakyat Sentral Informasi Referendum Aceh (BPR SIRA)
Gerakan
pembebasan Aceh memerlukan lebih banyak intelektual organik (bukan
birokrat atau pekerja profesional BRR) untuk melakukan
counter-hegemoni terhadap negara.
Artikel
1211 07 |
17:57 WIB
Membangun Pendidikan Berperspektif Gender di
Pesantren
Oleh : Syarifah
Musanna |
Staf
Analisis YPSDI (Yayasan Pengembangan Sumber Daya Insani)
Hampir disetiap pesantren yang ada di Aceh tidak terdapat pemimpin
perempuan karena perempuan dianggap sebagai subordinasi.
Konsep
gender dilingkungan pesantren masih lemah.
Artikel
12/11/ 2007 |
17:57 WIB
Membangun
Tanpa Merusak Alam
Oleh: Muhammad Rusdi Abdullah | Alumnus Fekon Unsyiah
Tindakan Gubernur Aceh untuk tidak lagi membuka keran investasi
pertambangan baru sangat tepat dan bijaksana.
Artikel
121107 |
17:57 WIB
Mencermati
'Jamur' NGO di Aceh
Oleh: Saiful
Akmal |Alumnus Program Magister University of Liverpool, UK.
Pembeli: ‘Berapa ikan ini seekor?’
Penjual Ikan: 'Lima puluh ribu, Bu!’.
Pembeli: ‘Apa ini tidak bisa kurang?'
Penjual Ikan: ‘Tidak bisa, Bu. Ini harga NGO!’.
OBITUARI
Tokoh Aceh: Patah Tak Tumbuh Hilang Tak
Berganti
(In Memoriam Prof. Dr. Teuku Jacob)
Oleh: Prof Dr. Irwan Abdullah |
Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Yogyakarta, Pendiri
Bin Abdullah Institute, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas
Gadjah Mada, Yogyakarta
Dia adalah ilmuwan asal Aceh
dengan reputasi kelas dunia
yang tak diragukan lagi kepakaranya.
Artikel
Syariat Islam 061107 |
11:20 WIB
Jalan Berliku Syariat Islam di Aceh
Oleh: Anton Widyanto |
Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Darussalam
Banda Aceh.
Saya dikatakan Muhammad Dayyan 'berceloteh'
dengan pertanyaan-pertanyaan tanpa memberikan solusi. Muhammad
Dayyan menurut saya kurang
memahami ide-ide dan gagasan pokok yang saya sampaikan....
Artikel
061107 |
21:15 WIB
Membangun Kekuatan Ulama
(Tanggapan Tulisan Drs. Amiruddin al Rahab, M.Si)
Oleh: As'Adi Ali Al-Yusufy
| Mantan
Staf La-Kaspia Institute.
UU
No.18/2001 tentang Otonomi Khusus yang mengatur posisi MPU sebagai salah satu lembaga daerah
yang setara dengan eksekutif dan legislatif implementasinya
masih 'kamuflase'.
Artikel
011107 |
10:59 WIB
Prospek
Hukum Komisi Kebenaran & Rekonsiliasi Aceh
Oleh | Haris
Azhar |
Kepala Divisi Pemantauan Impunitas dan Reformasi Institusi KontraS,
Anggota Tim Perumus Konsep Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh
Versi Masyarakat Sipil.
Ditunggu, keberanian
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf untuk
memperjuangkan keadilan masyarakat korban
kejahatan kemanusiaan dimasa lalu.
Artikel
291007 |
13:27 WIB
Quo
Vadis
Komnas HAM Aceh
Oleh: Hendra Fadli |
Kepala Bidang Operasional Komisi Untuk Orang Hilang
dan Korban Tindak Kekerasan Aceh (KontraS Aceh).
Sudah
seharusnya keberadaan Kantor Perwakilan Komnas HAM Aceh diperluas
wewenangnya!
Artikel
2211 07 |
11:58 WIB
ANDAI REKTOR YUSNY SABY MUNDUR
Oleh: Anton Widyanto |Penulis
adalah Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.
Prof. Drs. Yusny
Saby, M.A, Ph.D yang bersedia mundur
sebagai Rektor IAIN Ar-Raniry Banda Aceh jangan cuma lips
service!
Artikel
101007
Peluang
Konflik Dalam Kemajemukan
Oleh:
Amalia Falah Alam
| Sekretariat Perencanaan dan Pengendalian Percepatan Pembangunan
Daerah Tertinggal dan Pascakonflik, Bappenas. Alumnus Pascasarjana
Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia.
Konflik
dengan kekerasan di Indonesia mengakibatkan kematian
10.758 orang sejak 1990-2003. (UNDP-Bappenas)
Artikel
261007 | 16:24 WIB
Setelah Berhenti di Bangsal (Gaji) 13
Oleh: Teuku
Kemal Fasya | Ketua Komunitas Peradaban Aceh.
Artikel
DEBAT SASTRA 241007 | 21:49 WIB
Meluruskan Arogansi Limantina
Oleh: Herman RN
| Alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Unsyiah
Artikel
221007 | 15:24 WIB
Belajar Menjadi Intelektual (Aceh)
Teuku Kemal Fasya |
Ketua Prodi Antropologi Universitas Malikussaleh,
Lhokseumawe.
Artikel
221007 | 11:23 WIB
Dalam Barisan Para Pengkhianat
Oleh: Limantina Sihaloho, Peminat
Masalah Sosial tinggal di
Medan
Artikel
081007|
Pengkhianatan Kaum Aktivis (Aceh)
Oleh: Teuku
Kemal Fasya | Mantan Aktivis Mahasiswa
Artikel 081007|
Selamat Tinggal Dunia
Aktivis, Selamat Datang Dunia Borjuis
Oleh: Kamaruzzaman
Bustamam-Ahmad | Pengamat Masalah Sosial tinggal di Aceh
Besar.
Artikel 081007
Indonesia Baru: Slogan Lama
(Sebuah Catatan Buat Aguswandi)
Oleh: Affan
Ramly |
Penulis adalah Direktur Balee Pendidikan Rakyat
Sentral Informasi Referendum Aceh (BPR-SIRA)
Aguswandi sedang membawa retorika politik standar (peusinaluk).
Indonesia Baru adalah slogan lama.
Artikel
240907
Ulama, Dendam & Kebenaran
Oleh: Drs. Amiruddin al Rahab, MSi | Anggota Aceh Working Group,
Analis Politik di ELSAM, Jakarta)
ULAMA mestilah menjadi motor bagi
pewujudan dari keadilan itu dalam seluruh tindakannya. Bukan sekedar
pembawa pesan dari penguasa!.
Artikel
210907
Puteri Champa Sang Penakluk Jawa-Hindu
Majapahit;
Dari Champa Kambodia Atau Jeumpa Aceh
Oleh : Hilmy
Bakar
|
Pendiri dan Presiden Hilal Merah.
Tulisan ini
menggugah para
cendekiawan untuk
melakukan
penelitian, pengkajian bahkan bila perlu mengadakan penggalian di
sekitar situs-situs yang ditenggarai
sebagai ”Champa” di sekitar Aceh.
Artikel
200907
Aceh Baru Versus Indonesia Lama
Oleh: Aguswandi | Ketua Umum Partai
Rakyat Aceh (PRA), salah seorang pendiri Aceh Institute.
"Gerakan perlawanan di Aceh adalah ‘reaktif’ secara karakter. Ia
adalah reaksi terhadap bentuk Indonesia yang salah. Ia juga suatu
bentuk koreksi terhadap ke Indonesiaan." (Aguswandi, 2007)
Artikel
300807
Perdamaian dan Politik Ingatan
Oleh Teuku Kemal Fasya |
Ketua Komunitas Peradaban Aceh (KPA)
MASYARAKAT Aceh tidak bodoh
melihat momentum perdamaian ini. Mereka memiliki daya ingat bahwa
anti-perdamaian sama saja terjerumus kembali ke jurang perang. (Kemal Fasya)
Artikel
300807
Kontribusi Ulama mengawal Perdamaian di Aceh
Oleh:
Morina Octavia |
Kabid Kajian &
Riset UKM Fathanah
IAIN Ar-Raniry
LAYAK atau tidaknya seseorang
disebut ulama sangatlah relatif. Tergantung dari kondisi suatu
masyarakat, baik menurut tingkat pendidikan maupun tingkat ketaatan
pada agamanya.
Artikel
240807
Perdamaian Positif & Negatif
Oleh: Muhammad
Hadi| Staf Kampanye
& Pendidikan Publik Pusat Perberdayaan Perempuan Beujroh,
Koordinator Liputan Tabloid Beujroh
KITA perlu mempersiapkan 'alat
perang' untuk menghadapi dan mengakhiri kemiskinan, buta huruf, para
koruptor, mafia peradilan dan sejumlah perang lain yang sudah lama
menanti kita.
Artikel
230807
Jama'ah Meunasah Versus Pelanggan
Warung Kopi
Oleh: Muhibuddin Hanafiah |
Penulis adalah
Pemerhati Masalah Sosial Keagamaan, Mahasiswa S3 Kajian Islam UIN
Jakarta dan Tenaga Pengajar Fakultas Tarbiyah IAIN Ar-Raniry.
MEUNASAH hanya simbolis dan aktif manakala
ada ritual shalat mayit,
pembagian zakat, wet ie bu, khanduri blang, aqiqah
atau acara makan-makan lainya seperti meuleumak atau
khanduri apam.
Artikel
220807
Menggagas Fiqih Aceh
Oleh: Husni Mubarrak A. Latief |
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Omdurman, Sudan
Fiqih Aceh
sejatinya berangkat dari realitas dan bukannya dibangun di atas
mahligai idealita..(Husni
Mubarak A.L)
Artikel
310807
Analisis Yuridis Qanun KKR
Oleh:
Bahrul Ulum, S.H |
Peneliti Lepas di La Kaspia Institute
Dibatalkanya
KKR di Aceh karena tidak adanya instrumen hukum nasional yang
mendukungnya sehingga ada indikasi
melokalisasi kasus-kasus
pelanggaran HAM di Aceh hanya diperuntukkan bagi orang Aceh saja.
Artikel
140807
Sekedar
Mengamini Limantina Sihaloho
Oleh :
Kamaruzzaman Bustamam-Ahmad |Alumni
S2 Universitas Malaya (UM) Kuala Lumpur, Malaysia, kini sedang
melanjutkan studi di La Trobe University Victoria, Australia
Apapun yang ditulis
Limantina sebenarnya tidak salah dan benar semua. Makanya saya
menulis dengan kalimat mengamini Limantina. Artinya saya tidak
menganggap satu penggal pun kalimat Limantina yang keliru. Sebab dia
mengupas apa yang dia lihat dalam kehidupan sehari-hari.
Artikel
130807
Ketika
Lelaki Angkat Bicara Tentang Perempuan
(Tanggapan
untuk
Asrizal Luthfi,
Morteza Ghiyadhzeddin Gazimuradi,
Anton Widyanto dan
Jarjani Usman)
Oleh Limantina
Sihaloho | Lembaga Kajian Budaya Batak (LKBB), Simarjarunjung Urung
Panei, Simalungun Sumatera Utara.
Artikel
100807
Jangan
Terkejut Melihat Aceh
(Catatan untuk Limantina)
Oleh: Jarjani Usman |Mahasiswa
College of Education and Human Development, Texas A & M University,
Amerika Serikat
SAYA
berharap agar Limantina Sihaloho sudi melihat Aceh secara lebih
grounded, sehingga cultural understanding-nya tentang
Aceh akan meningkat sekaligus menjadi pengetahuan berguna
Artikel
090807
Ureung
Inong
& Desain Tradisi
(Sebuah
Refleksi Hari Adat Sedunia)
Oleh:
Sanusi M. Syarif |
Pemerhati Kehidupan Gampong
Dulu, apabila ada
anak gadis (aneuk dara) sedang duduk di panteu,
maka anak laki-laki dewasa (yang bukan muhrim) tabu untuk duduk di
panteu yang sama
Artikel
080807
Keunikan
Aceh
(Jawaban Seorang Awam atas Keterkejutan Limantina)
Oleh: Anton
Widyanto |
Dosen IAIN Ar-Raniry Banda Aceh
Paling
tidak, kalaupun dirasa belum memberikan jawaban (namanya juga produk
pemikiran orang awam), setidaknya akan menambah diskusi ringan ini
menjadi lebih berat
Artikel
020807
Potensi Agama Sebagai Turbin Perubahan Sosial(Catatan
untuk Teuku Kemal Fasya)
Oleh Limantina
Sihaloho | Lembaga Kajian Budaya Batak (LKBB), Simarjarunjung Urung
Panei, Simalungun Sumatera Utara.
PERSOALAN utama adalah tidak
becusnya kita mengelola diri sendiri dan untuk itu sebaiknya kita
tidak ketagihan menuding dan menyalahkan orang asing dengan tameng
kapitalisme, neoliberalisme
Artikel
280707
ALL ROAD TO
KUTARAJA
Oleh: Sanusi M.
Syarif |Mahasiswa
Sains Pembangunan -
FSSK
Universiti Kebangsaan Malaysia
All Road to
Kutaraja” tidak bertujuan untuk menguasai atau menaklukkan Kutaraja.
Akan tetapi lebih bertujuan untuk mendorong Kutaraja menjadi pusat
perubahan untuk mewujudkan dan memelihara perdamaian dan
kesejahteraan bagi rakyat Aceh
Artikel
270707
(Tanggapanatas tulisan Limantina Sihaloho:
Aceh Membuat Saya Terkejut
Miskonsepsi
Terhadap Islam & Aceh
Oleh:
Morteza Ghiyadhzeddin Gazimuradi | Peminat masalah Agama,
Sejarah & Sains tinggal di Australia
Artikel
270707
(Tanggapanatas tulisan Limantina Sihaloho:
Aceh Membuat Saya Terkejut
Islam
Aceh = Islam Kultural?
Oleh:
Asrizal Luthfi | Mahasiswa Program Studi Perencanaan
Wilayah dan Kota (Planologi) ITB, Bandung
Artikel
200707
Aceh
Membuat Saya Terkejut
Oleh
Limantina
Sihaloho | Lembaga Kajian Budaya Batak (LKBB), Simarjarunjung Urung
Panei, Simalungun Sumatera Utara.
Adalah menarik
dan penting untuk melakukan riset lanjutan tentang kesamaan
culture dalam kehidupan masyarakat Aceh (yang dominan Islam) dan
Batak (yang dominan Kristen).
Artikel
190707
Blue
Print
Perdamaian
Oleh : Bahrul Ulum, SH |
Peneliti Lepas La Kaspia Institute
(The Institute for Peace and Human Security Studies)
Perumusan
Blue Print
Perdamaian Aceh
harus
dilandasi
kebutuhan (needs),
bukan kepentingan dan dendam!.
Artikel
180707
Penanganan
Anak Korban Konflik
Oleh: Akbar Meirio | Pekerja Perdamaian di
Aceh, pernah bekerja di Kalimantan Barat dan Irlandia Utara.
Keterlibatan anak dalam konflik telah mencabut
anak dari hak sejatinya untuk memperoleh masa kecil yang bahagia,
pendidikan dan kehidupan yang layak.
Artikel
170707
Aceh
Dimata Ilmuwan Asing
Oleh: Zulhelmi Z.A |Mahasiswa
Master of Human Science with specialization in Arabic Literature
Studies, International Islamic University Malaysia (IIUM) Kuala
Lumpur
SUDAH saatnya didirikan
pusat kajian bertaraf internasional di Aceh.
Artikel
130707
Jak
Beut,
Untuk Apa?
Oleh: As'adi Ali Al- Yusufy |Alumni
Dayah Darul Ma’arif Blang Asan Selatan Tanah Luas Aceh Utara
PENDIDIKAN di dayah perlu
dimasukkan materi-materi umum yang sifatnya skill, jangan
melulu kitab kuning.
Artikel 120707
Ekspresi
Generasi 'Abu-abu'
Oleh: Anton Widyanto | Dosen IAIN Ar-Raniry Banda
Aceh.
Alumnus Program East-West Center –
University of
Hawai USA.
BEBERAPA
siswa melakukan “pornoaksi” di tempat umum. Ada yang bermesraan di
atas sepeda motor, bahkan ada yang “berindehoi” di semak-semak,
sebagian ada yang teler merayakan kelulusan. Inilah potret generasi
agen perubahan kita!
Artikel
110707
Menggugat MoU Anti Korupsi
Oleh: Abdullah Abdul Muthaleb |Alumni
Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unsyiah, Kini sebagai Manager
Program Monitoring Parlemen LSM Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh
Unsyiah serta IAIN Ar-Raniry tidak bisa cuci tangan dengan tragedi
korupsi di Aceh...
jangan jadikan
MoU
Anti Korupsi
sebagai
'dagangan'
political will..!
Artikel
200607
Gizi
Buruk: Aib Kemanusiaan Kita
Oleh: Maimun | Koordinator Program Aceh Student of Health
Organization (ASHO) Banda Aceh
IRONI,
semua kasus gizi buruk masih terjadi setelah hampir 20 tahun
Konvensi Hak Anak (KHA) disetujui Majelis Umum PBB
pada 20 November 1989
Artikel
140607
Parasit
Dalam Negara
Oleh:
Taufiq Abdul Rahim | Sedang Program Phd Universiti
Kebangsaan Malaysia (UKM)
PARASIT
acapkali memakai taktik gerilya “Mao Zedong”; jika
diserang, bersembunyi; jika musuh mundur, kejar; dan
jika musuh lemah, hantam.
Anarkisme
idealistis masih merupakan khayalan sebagian
para ideolog
Artikel
080607
Zakat
Sebagai Solusi Kemiskinan
Oleh: Perdana G Putra | Aktivis
Dakwah,
tinggal di Tinggarjaya
KESENJANGAN
sosial dan perasaan terjajah oleh kelompok pemilik
modal pada waktu tertentu dapat menimbulkan
permasalahan sosial yang besar, yang suatu saat bisa
menjurus konflik sosial.
Artikel
040607
Membangun
Generasi Anti Korupsi
Oleh: Saiful Akmal |
Mahasiswa Program Master, Faculty of Arts &
Humanities, University of Liverpool
Semestinya
KPK adalah Komisi ‘Pencegahan’ Korupsi, bukan Komisi
‘Pemberantasan’ Korupsi.
Sejarah telah
mencatat bahwa salah satu mantan gubernur Aceh
pernah mendekam di balik terali besi
akibat mental korup
Artikel
280507
Globalisasi
& Pengaruhnya terhadap Negara Miskin
Oleh: Effendi Hasan |
Mahasiswa program S3 Universiti Kebangsaan Malaysia
Benarkah globalisasi merupakan satu
konsep penjajahan baru yang dikembangkan oleh
negara-negara kapitalis untuk menjajah negara miskin? Globalisasi
menyebabkan semakin meningkatnya ketergantungan
negara-negara miskin kepada negara kaya.
Artikel
250507
Urgensi
pendidikan Perdamaian di Aceh
Oleh: Akbar Meirio |
Pekerja Perdamaian di Aceh, pernah bekerja di
Kalimantan Barat & Irlandia Utara
PENDIDIKAN perdamaian bisa diarahkan pada tiga
segmen besar masyarakat: mantan kombatan, aparatur
pemerintah terutama polisi dan tentara & masyarakat
biasa. Mengembalikan manusia pada
hakekat kemanusiaannya yang sesungguhnya yaitu
cinta damai (peace loving human nature).
Artikel
250507
Hambatan-hambatan
Pertumbuhan Ekonomi Aceh
Oleh:
Khairul Rizal |
Ketua Bidang Pendidikan, Pengkajian & Kewirausahaan
Himpunan Mahasiswa Pascasarjana UGM Yogyakarta
DANA
yang berputar di Aceh sebesar Rp 28,4 triliun,
termasuk dikelola BRR (2005 – 2006) terkonsentrasi di
bidang konstruksi dan pembangunan tapi sama sekali
tidak menyentuh pengembangan ekonomi rakyat! Aceh adalah satu-satunya
provinsi yang belum menyerahkan APBA ke Departemen
Keuangan plus Kabupaten Pidie dan Aceh Tamiang.
Hal ini sangat memprihatinkan
Artikel
240507
Glang
dan Kabar dari Surga
Oleh: Arafat Nur |
Novelis dan Pemerhati masalah Sosial
SEKALI waktu lelaki itu
menyempatkan diri datang langsung ke Kantor Badan
Rintegrasi damai Aceh (BRA) di Langsa, setelah
mengumbulkan sedikit demi sedikit uang untuk ongkos
membuat surat-surat dan transportasi, tapi hasilnya
juga seperti mimpi kosong. Arang habis besi binasa. Hasanuddin bukan GAM, bukan pula
pro TNI. Dia cuma petani yang tak peduli pada
politik.
Artikel
310507
Pendidikan Tinggi Seni & Budaya untuk Aceh
Oleh Ari
Jauhari |
Staf Pengajar Prodi Pendidikan Seni Unsyiah. Aktifis Komunitas Bumi
Darussalam. Focusing on Ethnomusicology, Program Master in Asian
Studies, University of Hawaii at Manoa., Alumni ISI Jogja.
Prodi
Pendidikan Seni Unsyiah sebagai satu-satunya program
pendidikan tinggi untuk seni berstrata Sarjana di Aceh
adalah relevan sebagai solusi untuk menggantikan ide
pembentukan Institute Kesenian (baru) di Aceh.
Artikel
240507
Saatnya
Merintis Institute Kesenian Aceh
Oleh:
Teuku Kemal Fasya | Ketua Jurusan Antropologi
Universitas Malikussaleh
BANYAK kerugian yang menimpa
Aceh selama konflik. Kehancuran identitas dan
kesejarahannya pun ikut terampas. Jika ada pihak yang
mengatakan ada berkah dibalik konflik, mungkin
segelintir oportunis jahee dan elite borjuis
yang menggunakan situasi kekacauan untuk keuntungan
pribadi. Pembentukan Institut Kesenian
Aceh, sebuah lembaga pendidikan tinggi adalah
modal untuk menjawab permasalahan kemandekan
kesenian Aceh.
Artikel
230507
Ketidakadilan Ekonomi
Oleh:
Taufiq Abdul Rahim | Mahasiswa Phd di Universiti Kebangsaan Malaysia
(UKM)
Dalam evolusi ketidakadilan, pembangunan ekonomi
dengan orientasi pada pertumbuhan dan keuntungan saja
ternyata semakin memperparah kesenjangan.
Pelopor ekonomi ketidakadilan
era Orba lebih baik bertiarap saja
dulu, tidak usah menonjolkan diri sebagai reformis tulen.
Artikel
270407
Apa
kabar Pendidikan Anti Korupsi
Oleh:
Anton Widyanto |
Dosen IAIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh.
Alumnus Program East-West Center –
University of
Hawai USA.
Sudah semestinya perjanjian pemberantasan korupsi yang
telah ditandatangani dua perguruan tinggi terkemuka di
Aceh (IAIN Ar-Raniry dan Unsyiah) harus dibarengi
dengan political will kedua pucuk pimpinan,
mulai dari rektorat sampai dekanat.
Apabila pendidikan anti korupsi ini
berhasil, bukan tidak mungkin akan muncul generasi
anti korupsi sebagai pembangun Aceh ke depan
|