HOME| GAMPONG LAINYA |

 

 

Kolom Gampong STRIPA 190407|
Fitnes
Oleh: Sulaiman Tripa |Koordinator FDT Budaya Aceh Institute

TUBUH seseorang bisa langsing dengan melakukan fitnes secara rutin. Kebutuhan tubuh langsing sudah menjadi keinginan banyak orang. Biasanya kalangan menengah ke atas, akan menggunakan fitnes sebagai jalurnya. Apalagi tempat latihan fitnes sudah ada di banyak tempat. Mulai dari tempat makan dan minum, penginapan, dan tempat olahraga sendiri.

Dalam kehidupan masyarakat di kota, langsing dianggap sebagai salah satu keunggulan. Baik laki-laki maupun perempuan. Anak-anak yang tubuhnya tambun, dari kecil sudah dipanggil gendut.

Banyak laki-laki akan gendut ketika telah melangsungkan pernikahan dan dapat kerja mapan. Seperti ada keterkaitan dengan hadirnya kesenangan. Orang yang sudah menikah, ada kesenangan, karena bisa membagi kehidupan dengan pasangannya. Intinya banyak kebahagiaan yang diperoleh orang-orang yang sudah menikah. Katanya, ini tidak dapat diperoleh oleh orang yang belum menikah.

Berbeda dengan kawin. Kawin, bagi orang-orang tertentu dipahami sebagai hubungan seks. Ini bisa terjadi sebelum atau sesudah menikah.

Orang lainnya yang cepat gendut adalah orang yang mapan. Dalam kehidupan masyarakat gampong, mapan itu selalu dipandang lewat kenyataan kekayaan, materi atau finansial. Jarang orang menganggap yang mapan di luar itu. Misalnya mapan secara jiwa. Itu jarang dilihat sebagai mapan.

Makanya orang-orang yang sudah memiliki pekerjaan tetap atau kerja kontrak di tempat yang mahal bayarannya, langsung dianggap sebagai sudah mapan. Ketika kilang minyak hadir di tempat kita, maka orang-orang di sana dianggap sebagai mapan. Masa lalu, menjadi pegawai negeri juga dianggap sebagai mapan, hingga ada masyarakat yang hanya mau menikahkan anaknya dengan orang-orang yang berstatus sebagai pegawai negeri.

Pada masa kini, usai tsunami, banyak orang yang mapan karena bekerja di lembaga-lembaga yang melakukan perbaikan dan pembangunan kerusakan akibat tsunami. Banyak lagi orang-orang yang gendut akhir-akhir ini. Orang-orang gampong menganggapnya sebagai mapan.

Nah, ketika banyak orang yang sudah gendut, maka lahirlah fitnes. Untuk melangsingkan. Perempuan sehabis melahirkan juga mengupayakan berbagai cara agar tubuhnya langsing kembali.

Banyak alat yang sudah dijual untuk olahraga. Banyak jamu dan obat yang terdapat di toko-toko agar orang jadi langsing. Malah para pemakai, menjadi tergoda untuk memakai hal-hal yang tak rasional sekalipun.

Langsing dalam bentuk lain sebentuk kurus. Hadir bukan karena fitnes, tapi karena fitnah. Agama mengatakan fitnah lebih kejam dari pembunuh. Itu sebagai gambaran betapa bahayanya fitnah, yang menyebabkan seseorang itu bisa terus superlangsing.

Di sekeliling kita fitnah saling beterbangan, saling-silang. Fitnah bisa saja untuk membuat kurus seseorang, balas dendam, dan banyak alasan lain. Barangkali![ST]