TERNYATA,
persoalan tabu di India, masih sangat kental. Tak hanya
ciuman Richard Gere dan Shilpa Shetty, tetapi juga
Aishwarya Rai. Mungkin karena banyak gugatan, film-film
mereka pun lebih banyak di ekspor ke Eropa dan negara
seperti Indonesia. Di Aceh, beberapa tempat malah sempat
terkenal dengan anak muda suka nonton film India.
Film India,
ada yang khas. Ulee teutop, tetapi pruet
teuhah. Itulah ciri khasnya. Ditambah ada lagu-lagi
di dalamnya dengan durasi film yang mencapai 3-4 jam.
Dengan cerita yang umumnya hampir bisa diprediksi. Yang
jelas, itu menjadi tontonan di beberapa warung kopi yang
saya kunjungi. Sebagian orang yang mau bekerja, ke sawah
umumnya, memilih menghabiskan waktu untuk nonton film
India terlebih dahulu.
Pakaiannya
akan membuat orang-orang terganggu di awalnya. Tapi
lama-lama, itu sudah menjadi biasa. Bukan lagi masalah.
Bayangkan, pegang-pegangan merangsang lewat film-film
India, lambat laun sudan diterima sebagai tontonan yang
menarik.
Beruntung
tidak ada yang tertindih dalam menonton film-film
seperti itu. Karena di beberapa tempat, saya melihat
sendiri, bagaimana seorang ayah dan anak duduk
beriringan dalam menonton film yang sama.
Itulah film
India, film yang kental dengan lagu-lagunya yang
dangdutan. Sampai-sampai pekerja hiburan di Indonesia
pun, khususnya yang memilih jalur dangdut, juga selalu
menyanyi berbahasa India. Entah mereka mengerti
maksudnya.
Orang-orang
di televisi Indonesia, juga memakai pakaian seperti
dalam lagu-lagu India. Meraba-raba tubuh juga seperti
dalam film India. Pokoknya, hampir tidak ada beda bila
dilihat sekilas. Lambat laun, bukan lagi suatu masalah
yang ditolak dari segi culture.
Namun
aktris Bollywood, Aishwarya Rai, yang mantan Miss
World –sebagai salah satu ajang yang mengeksploitasi
kecantikan tubuh perempuan—digugat di negaranya. Bukan
seperti Gere dan Shetty yang berciuman secara langsung.
Kalau Rai, berciuman di dalam film barunya, Dhoom II,
yang merupakan film action layar lebar. Bintang
yang mencium Rai (dalam film itu) adalah Hrithik Roshan.
Artinya, di
beberapa wilayah di India, ciuman masih terlalu tabu
walau dilakukan oleh selebritis dan hanya di dalam
televisi. Hal ini berbeda dengan sambutan ciuman panas
Madonna, dengan birahinya membabat Britney Spears suatu
malam dalam sebuah acara di Inggris, peserta yang hadir
bertepuk tangan dengan meriah.
Beberapa
acara hiburan di Indonesia, juga terus diproyeksikan
untuk menghilangkan ketabuan yang seperti itu. Di
pertemuan-pertemuan yang nyata, pasangan-pasangan
berciuman dan berpelukan dan itu menjadi konsumsi public
lewat banyak mata acara infotainment di televisi.
Sedangkan
di India, di tengah produksi film-film yang mengumbar
pusar perempuan, tapi ada orang yang menggugatnya dengan
terang. Rai, bahkan menghadiri pengadilan di Muzaffarpul
untuk menyelesaikan ciumannya dalam sebuah film.s
Padahal ia
sudah hebat. Suaminya, Abishek Bachan yang menikah
dengan gegap-gempita pada 21 April 2007. menjadi
keluarga Bachan pun, tetap digugat.(ST)